Terbaru dan Teraktual

STRESS? pasti Bisa diatasi

November 14, 2008 @

SETIAP orang pasti pernah merasa stress, entah karena hal kecil atau besar. Ada banyak hal yang dapat menyebabkan rasa tidak nyaman ketika yang dinamakan stress itu datang. Bisa karena sekolah, lingkungan pergaulan, atau hal lain. Dampak stres sangat tidak menyenangkan. Perasaan gelisah, tertekan, tegang, dan cemas akan dirasakan mereka yang sedang stress. Untuk beberapa orang, stress dapat membuat telapak tangan berkeringat tanpa sebab.

Stres berhubungan dengan respon naluriah manusia, yaitu insting untuk melawan atau lari. Hal ini sudah ada sejak zaman dulu ketika manusia primitif terancam secara fisik, misalnya ketika mereka berhadapan dengan hewan buas, tubuh akan mengeluarkan zat kimia (adrenalin) yang membuat jantung berdebar kencang, tekanan darah naik, otot tegang dan otak waspada, serta siap untuk lari atau melawan. Setelah memasuki era modern, stres cenderung bersifat emosional karena manusia jarang mengalami tekanan fisik.

Tidak harus hal-hal yang buruk dan besar, terkadang hal yang kecil dan baik bisa menjadi penyebab stres. Terlalu banyak tekanan dapat menimbulkan masalah dalam kesehatan, tidak bisa tidur, dan masalah dalam berhubungan dengan orang-orang sekitar. Penyebabnya juga tidak selalu ‘sesuatu yang ada di kepala’, bisa dari mana saja. Misalnya saja, stres karena sekolah, lingkungan sosial, atau perubahan secara fisik, emosi, dan batin.
Walaupun penyebab stres tidak selalu dikendalikan, tetapi sebenarnya stres, bisa diatasi. Jika diatasi dengan benar, situasi yang membuat stres bisa diredakan. Namun jika tidak, seseorang bisa terjerumus dalam lingkaran stres yang apabila penyebabnya terus bertumpuk dapat mengakibatkan stres berat.

Jika seseorang mengalami stres berat, seseorang dapat merasakan cepat lelah, selalu sedih, gelisah, depresi, tidak bahagia, atau selalu ketakutan. Ada beberapa tanda yang menunjukkan seseorang sedang mengalami stres berat :

1.??? Mengalami sakit kepala dan migrain (sakit kepala yang biasanya dirasakan di satu sisi) karena situasi tertentu.
2.??? Merasakan rasa panik dalam sebuah situasi.
3.??? Ingin melukai diri sendiri
Apabila merasakan beberapa tanda di atas, sebaiknya

segera mencari tahu sebabnya. Jika tidak, apa yang dirasakan dapat mengganggu aktivitas sehari-hari dan bisa juga berakibat fatal.

Lain penyebab lain pula respon seseorang ketika menghadapi masalah. Respon seseorang yang stres karena lingkungan sosial tentu berbeda dengan respon seseorang yang stres karena studinya. Namun, respon umum terhadap stres antara lain:

1.??? Kecemasan yang kronis
2.??? Kemarahan
3.??? Pertengkaran
4.??? Rasa bersalah
5.??? Berpikiran negatif

Jika sudah diketahui penyebab dan bagaimana respon ketika sedang merasa stres, dapat ditentukan pula bagaimana seseorang menghadapi stres. Ada beberapa cara untuk menghadapi stres :
1.??? Berolahraga dengan teratur dapat membangkitkan semangat dan dapat membuat tubuh lebih tenang
2.??? Makan makanan yang sehat dan bergizi karena tubuh yang sehat adalah modal utama dalam melawan stress
3.??? Menghindari kafein yang dapat membuat gelisah dan tegang
4.??? Cukup tidur
5.??? Ungkapkan perasaan yang sedang dirasakan. Memendam perasaan atau masalah yang dihadapi dapat menambah stress
6.??? Tertawa
7.??? Tahu cara untuk bersantai sehingga dapat menenangkan diri ketika stres datang.
8.??? Membangun hubungan yang akrab dengan keluarga dan teman-teman karena mereka bisa jadi pendukung ketika situasi mulai mendatangkan stress
9.??? Hidup teratur. Salah satu penyebab stres adalah ketidakaturan.
10.??? Membicarakan permasalahan dan meminta pertolongan (jika dibutuhkan) dengan orang yang dipercaya. Memendamnya dapat menambah stres.
11.? Jangan panik karena hal-hal kecil
12. Mengatur napas, menarik napas dalam-dalam ketika stres berat dapat mengurangi stres.
13.??? Menjadi diri sendiri. Orang yang paling berhak mengendalikan hidup seseorang adalah dirinya sendiri
14.??? Tempatkan segalanya sesuai proporsi. Menempatkan sesuatu yang berlebihan tidak pernah baik.

Depresi

Stres yang bertumpuk-tumpuk, gelisah yang tidak berkurang, dan masih merasa tidak bahagia dapat menyebabkan seseorang terkena depresi.. Sama seperti stres, penyebabnya bisa macam-macam, bahkan hal yang normal seperti cara bergaul sekalipun. Tanda-tanda depresi antara lain :

1.??? Selalu sedih atau suasana hati yang “kosong”
2.??? Merasa putus asa, tidak berdaya, tidak berharga, pesimistis, dan atau merasa ber bersalah
3.??? Penyalahgunaan obat-obatan
4.??? Kelelahan atau atau kehilangan perhatian akan aktivitas sehari-hari
5.??? Gangguan dalam pola makan dan tidur
6.??? Cepat tersinggung, sering menangis, gelisah, dan serangan panic
7.??? Kesulitan atau konsentrasi, mengingat, atau keputusan
8.??? Berpikir untuk bunuh diri; merencanakan atau mencoba untuk bunuh diri
9.??? Selalu merasakan gejala-gejala fisik atau rasa sakit yang tidak bisa disembuhkan
10.??? Membenci diri sendiri baik secara mental maupun fisik
11.??? Selalu berpikir negative
12.??? Ingin selalu sendirian

Depresi yang dirasakan setiap orang berbeda-beda, tidak selalu sama. Jadi, cara menghadapinya juga berbeda. Apabila merasakan? tanda-tanda di atas, hal yang bisa dilakukan antara lain :

1.??? Melakukan olahraga. Olahraga mempengaruhi zat kimia dalam otak yang banyak berhubungan dengan depresi, kegiatan ini dapat melepaskan zat kimia yang disebut Endorfin yang akan membuat tubuh lebih bersemangat.
2.??? Meluangkan waktu beberapa menit untuk membersihkan pikiran dan mengembalikan kesehatan
3.??? Bersenang-senang dapat membuat orang merasa bahagia dan lebih baik.
4.??? Makan makanan yang sehat
5.??? Terus menyemangati diri.

Jika sudah merasa depresi dan merasa tidak sanggup mengatasinya, sudah saatnya untuk mencari bantuan. Tidak ada obat yang dapat menyembuhkan depresi dalam sekejap. Keluarga, teman, konselor atau psikoterapis, serta psikiater dapat membantu untuk mengatasi depresi yang sedang dirasakan.

Dari uraian diatas dapat ditarik kesimpulan bahwa stres dapat disebabkan oleh berbagai hal yang ada disekeliling, bahkan hal dianggap baik atau kecil dapat memicu terjadinya stres. Hal ini pasti bisa diatasi. Cari tahu penyebab stres dan mencoba mencari jalan keluarnya. Jika sedang menghadapi sesuatu dan merasa sudah tak sanggup untuk menghadapinya, sebaiknya segera membicarakannya dengan orang yang terpercaya.

Dengan membicarakan atau mengutarakan perasaan maupun masalah dengan seseorang yang dipercaya, dapat mengurangi beban yang sedang dirasakan.

Bukan tidak mungkin, mereka yang telah dipercaya dapat membantu memecahkan persoalan yang dihadapi. Selain itu, apabila ada orang terdekat yang mengalami stres atau depresi, jangan ragu-ragu untuk membantunya. Tidak ada masalah yang tidak dapat diselesaikan. Setiap masalah pasti bisa diselesaikan, tergantung pada cara menyelesaikannya. (Anggita/majalahopini34)

Comments are closed.

© 2012 OPINI ONLINE.
KANTOR OPINI PERSS Jln. Proh. H. Soedarto No. 1, Kampus FISIP UNDIP Gedung C, Lantai 3, Tembalang, Semarang, Jawa Tengah