Judul?? ??? ?? : Into The WildMuda,cerdas,tampan,kaya. Mungkin itu adalah kriteria pria idaman bagi wanita diluar sana. Dan beruntunglah pria yang mempunyai kriteria tersebut. Dengan uang yang banyak serta ketampanan dan kecerdasannya mungkin dunia sudah ada digenggamannya. Tapi hal ini tidak untuk Christopher McCandelss, Seorang lulusan Emory University yang menjual masa depannya yang cerah untuk pergi mengembara alam liar menuju tujuan utamanya, Alaska.
Kisah McCandelss ini dibukukan oleh Jon Krauker ditahun 1996. dan sebelas tahun kemudian aktor kawakan Sean Penn mengangakat kisah ini ke layar lebar dengan judul Into The Wild. Aktor Emilie Hirsch yang terkenal dengan perannya sebagai anak kutu buku yang manis di The Girl Next Door berubah menjadi seorang pria pengembara yang keras dan kekar.
Film ini diadaptasi dari buku karangan Jon Krauker yang mengisahkan Christopher McCandelss yang meninggalkan segala atribut kehidupan kota yang dia punya untuk mencapai tujuannya yaitu Alaska. Orangtua yang tidak harmonis dan untuk mencapai kebebasan menjadi salah satu alasan McCandelss pergi. Sebelum pergi, McCandelss harus menghapus segala identitasnya. Salah satu caranya yaitu, membakar kartu kreditnya dan dokumen tentang dirinya serta ia menyumbangkan $24.000 dari tabungannya kepada yayasan Oxfam.
Perjalan McCandelss dimulai dengan mengendarai mobil Datsunnya menuju sebuah gurun. Gurun itu pula menjadi awal bagi McCandelss untuk memulai perjalanannya menuju Alaska dengan berjalan kaki. Dalam perjalanannya, McCandelss mengubah namanya menjadi Alexander Supertramp. Selama perjalanan itu, McCandelss bertemu dengan orang-orang yang tidak pernah ia temui sebelumnya. Berbagai karakter orang yang memiliki kisah hidup yang berbeda ia temui. Kisah petualangan yang menarik sekaligus menantang pun ia jalani.
Selama film yang berdurasi 148 menit ini, kita akan disuguhi dengan pemandangan alam Amerika serikat yang luar biasa. Pegunungan bersalju, gurun-gurun, Sungai beraliran deras. Serta soundtrack yang diisi oleh vokalis dari Pearl Jam, Eddie Vedder benar-benar mampu menyatukan isi film ini dengan alam sekitarnya. Emilie Hirsch sendiri membuktikan kualitas aktingnya. Dengan berbagai macam medan yang berat, Emilie dengan sukses membangkitkan karakter Christopher McCandelss.
Film ini menggunakan alur campuran, dimana setiap cerita di film yang mengambil latar belakang tahun 1990-1992 ini dibagi menjadi beberapa bagian. Sean Penn benar-benar sukses dalam menggarap film ini. Alam yang dahsyat serta pesan yang disampaikan pun tepat menuju sasaran. Salah satu adegan yang paling menyentuh adalah dimana ayah McCandelss berjalan menuju luar rumah dan menangis di tengah jalan meratapi dosanya yang telah ia perbuat terhadap anaknya.
Akhirnya, film ini akan mengajarkan kepada kita betapa pentingnya menjaga alam serta membangun suasana keluarga yang harmonis. Diharapkan bagi orangtua yang menonton film ini akan sadar arti pentingnya seorang anak, sehingga tidak lagi mengabaikan kehidupan anaknya bila tidak ingin ditinggalkan oleh anaknya sendiri. Seorang anak tidak akan pernah paham dan mengerti pikiran orang tuanya.(Ramadhan T-Opini Online)