Terbaru dan Teraktual

Methamorphoedsa Sastra Inggris Yang Penuh Kesan

Mei 31, 2010 @

IMG00633-20100530-2130

The Trees and The Wild Sedikit bicara namun penuh makna

Malam itu Semarang diguyur hujan dan baru saja melalui sebuah long weekend yang dihabiskan oleh sebagian orang untuk berlibur. Sementara di gerbang Undip Pleburan terlihat sepi dan jauh dari keramaian. Namun,dari kejauhan sayup-sayup terdengar hentakan irama musik reggae dari dalam Auditorium. Sebuah band beraliran reggae yakni Rastaline sedang menghibur penonton yang hadir di dalam acara Methamorphoedsa yang diselenggarakan oleh anak-anak Sastra Inggris Undip pada minggu malam lalu.

Suasana yang sepi membuat para penonton lebih akrab dan mudah untuk bertegur sapa dengan kerabat-kerabat sembari mendengarkan irama dan performa dari Lipstik Lipsing. Sehabis penampilan Lipstik Lipsing penonton langsung dimanja dengan penampilan dari Ok Karaoke yang tampil dengan penuh semangat serta kampanye-kampanye tentang lingkungan. Garna sang gitaris mengkampanyekan perlunya jalur khusus sepeda di Semarang.

Penonton mulai maju ketika The Trees and The Wild bersiap-siap. Penampilan mereka dimulai dengan alunan intro yang cukup menyeramkan. Penonton pun mulai berteriak ketika masing-masing anggota naik ke atas panggung. Meskipun ini penampilan mereka yang pertama kali di Semarang mereka mampu membuat orang berdecak kagum. Unsur petikan gitar akustik yang indah dipadu dengan dentuman drum dan perkusi serta suara indah dari vokalisnya. Single andalan mereka seperti Derau dan Kesalahan,Verdure serta Fight for the future berhasil membuat penonton terpukau. Penampilan The Trees and The Wild malam itu seperti menyaksikan perpaduan antara Kings Of Convenience dan Mew. Sebuah penampilan yang sangat mewah dari mereka.

Monkey To Millionaire pun didaulat untuk menutup acara ini. Band yang banyak jadi bahan perbincangan karena liriknya yang penuh unsur politis yang baru pertama kali tampil di Semarang ini berhasil membuat penonton memadati panggung. Dibuka dengan Rules and Policy disusul dengan Satu Nama, The Vow,30 Nanti. Monkey To Millionaire tampil dengan memukau meskipun suara vokal terkadang tidak terdengar namun sama sekali bukan penghalang untuk bernyanyi bersama ketika Strange is The Songs in Our Conversation dibawakan. Sebagai penutup Monkey to Millionaire mengajak penonton utuk bernyanyi bersama dalam Replika dan mereka berjanji untuk datang kembali.

Meskipun penonton yang hadir tak lebih dari setengah kapasitas Auditorium tapi malam itu tetap berkesan karena suasana akrab yang dibawakan oleh masing-masing artis. Diharapkan makin banyak band-band yang berkualitas yang mampir ke kota ini

Comments are closed.

© 2012 OPINI ONLINE.
KANTOR OPINI PERSS Jln. Proh. H. Soedarto No. 1, Kampus FISIP UNDIP Gedung C, Lantai 3, Tembalang, Semarang, Jawa Tengah