<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Komentar di: Pemindahan Ibu Kota? Perlukah?</title>
	<atom:link href="http://www.majalahopini.com/2010/07/30/pemindahan-ibu-kota-perlukah/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.majalahopini.com/2010/07/30/pemindahan-ibu-kota-perlukah/</link>
	<description>Go Online Journalism</description>
	<lastBuildDate>Thu, 26 Jan 2012 02:11:24 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=abc</generator>
	<item>
		<title>Oleh: Pundan Rama Danumardhany</title>
		<link>http://www.majalahopini.com/2010/07/30/pemindahan-ibu-kota-perlukah/comment-page-1/#comment-37</link>
		<dc:creator>Pundan Rama Danumardhany</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 05 Aug 2010 10:00:08 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.majalahopini.com/?p=516#comment-37</guid>
		<description>Yang pasti pemerintah pusat bersama lembaga-lembaganya serta bekerja sama dengan pemerintah daerah dituntut harus bisa menyelesaikan masalah tersebut (dalam hal ini kemacetan di DKI Jakarta). Untuk mengatasinya, bukan melalui kebijakan-kebijakan yang responsif yang cenderung dirancang dan dilaksanakan untuk menjawab kepentingan dan masalah saat ini saja, melainkan melalui pembuatan kebijakan yang bersifat programis, yaitu kebijakan yang dirancang untuk memecahkan masalah secara bertahap dan berkelanjutan. Mengenai pemindahan ibu kota, hal itu memang sudah sewajarnya diwacanakan. Kita bisa melihat negara-negara maju seperti Amerika misalnya. Dimana antara kota pusat pemerintahan, pusat bisnis, pusat industri hiburan, dan lain-lain, tidak berada dalam satu tempat. Dan satu lagi, bahwa kedua hal tersebut (masalah kemacetan di Jakarta dan wacana pemindahan ibu kota negara) jangan mengalami ketimpangan. Jangan sampai pula ada anggapan pemerintah pusat ingin &quot;mencuci sebelah tangan&quot; dari tanggung jawabnya untuk ikut serta mengatasi kemacetan di Jakarta, sehingga merencanakan pemindahan ibu kota negara. Semoga Indonesia menjadi yang terbaik. Amin.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Yang pasti pemerintah pusat bersama lembaga-lembaganya serta bekerja sama dengan pemerintah daerah dituntut harus bisa menyelesaikan masalah tersebut (dalam hal ini kemacetan di DKI Jakarta). Untuk mengatasinya, bukan melalui kebijakan-kebijakan yang responsif yang cenderung dirancang dan dilaksanakan untuk menjawab kepentingan dan masalah saat ini saja, melainkan melalui pembuatan kebijakan yang bersifat programis, yaitu kebijakan yang dirancang untuk memecahkan masalah secara bertahap dan berkelanjutan. Mengenai pemindahan ibu kota, hal itu memang sudah sewajarnya diwacanakan. Kita bisa melihat negara-negara maju seperti Amerika misalnya. Dimana antara kota pusat pemerintahan, pusat bisnis, pusat industri hiburan, dan lain-lain, tidak berada dalam satu tempat. Dan satu lagi, bahwa kedua hal tersebut (masalah kemacetan di Jakarta dan wacana pemindahan ibu kota negara) jangan mengalami ketimpangan. Jangan sampai pula ada anggapan pemerintah pusat ingin &#8220;mencuci sebelah tangan&#8221; dari tanggung jawabnya untuk ikut serta mengatasi kemacetan di Jakarta, sehingga merencanakan pemindahan ibu kota negara. Semoga Indonesia menjadi yang terbaik. Amin.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

