Penguatan Nilai Pancasila Guna Menangkal Isu Radikalisme dan Ekstrimisme

Semarang – BEM Undip mengadakan seminar kebangsaan yang bertemakan “Penguatan Nilai-Nilai Luhur Pancasila dalam Menangkal Isu-Isu Ekstrimisme dan Radikalisme” yang berlangsung pada hari Senin (28/8) pukul 09.00 hingga pukul 13.00 WIB di Ruang Teater Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Diponegoro (Undip). Seminar tersebut diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars Undip yang dilanjutkan oleh sambutan dari Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Undip. Lalu acara dilanjutkan dengan sambutan dari Rektor Undip dan kemudian dilakukan pemaparan materi oleh beberapa keynote speakers, yaitu dari Komjen. Drs. Luthfi Lubianto, M. M. Selaku Kepala Badan Intelijen Keamanan Mabes Polri, pembicara kedua yaitu Purwoko, S.Sos dari Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Prov. Jateng dan terakhir materi diisi oleh Mantan Ketua Penguruss Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jateng, Drs. Mohammad Adnan, MA.

Menurut Zulfikar Awan Kurniawan selaku Ketua Panitia, tujuan diadakannya seminar kebangsaan tersebut tidak lain karena akhir-akhir ini marak sekali kasus-kasus yang beraroma radikalis dan ekstrimis. Selain itu beberapa pihak juga beranggapan bahwa munculnya paham-paham seperti itu dikarenakan menurunnya jiwa nasionalisme masyarakat.

“Oleh karena itu, kami mengundang para pembicara yang dinilai memiliki kapasitas yang cukup dalam menangani permasalahan (yang) berkaitan dengan isu tersebut. Hambatannya sih lebih ke komunikasi pada pembicara sebelum pelaksanaan acara, karena beberapa pembicara agak sulit dihubungi.” tambah Zulfikar.

Adapun dalam seminar kebangsaan tersebut, peserta terlihat antusias pada saat mendengarkan pemaparan materi dari para narasumber. Menurut Odilo Yanuar Wisnu Sembodo, salah satu peserta yang mengikuti seminar tersebut, mengatakan bahwa seminar tersebut merupakan seminar yang menarik, dimana dalam seminar tersebut tidak hanya mengundang narasumber yang sudah pro dibidangnya, juga dalam seminar tersebut dapat menambah wawasan dan pemahaman peserta tentang bagaimana penerapan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.

“Kita dapat menambah wawasan dan pemahaman tentang bagaimana penerapan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari dan juga mengetahui bagaimana bahayanya paham-paham ekstrimis dan radikalis yang sekarang sedang gencar untuk diatasi. Selain itu juga (peserta) dijelaskan bagaimana cara mencegah paham-paham negatif tersebut (radikalis dan ekstrimis) dan mahasiswa juga diajarkan bagaimana mencontohkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari kepada masyarakat.” tambah Odilo.

 

Teks: Finky Ariandi

Foto: BEM Undip

Editor: Audita Widya Pinasthika

Redaktur Pelaksana: Finky Ariandi

lpm opini

Lpm Opini adalah lembaga pers mahasiswa Universitas Diponegoro khususnya di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik. Lpm Opini berdiri sejak 23 April 1985 Isi dari web ini adalah tentang Undip dan Fisip serta Berita seputar Semarang.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *