Aksi Bela Rohingya, Dari Donasi Hingga Cek Kesehatan

Semarang – Hingga saat ini, masyarakat masih dihebohkan dengan kasus rohingya, isu rohingya seakan belum redup dari perbincangan masyarakat. Hal ini lah yang mendorong beberapa organisasi Islam bahkan keorganisasian kampus untuk melakukan serangkaian acara guna membela rohingya.

Berkaitan dengan isu rohingya yang setiap waktunya telah menelan banyak korban, Diponegoro Volunteer yang dinaungi oleh Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Diponegoro (Undip) menggelar aksi bela rohingya di kawasan Simpang Lima, Semarang pada hari Minggu (10/9) yang berlangsung pada pukul 06.30 hingga 08.30 WIB. Aksi ini sendiri dihadiri oleh beberapa organisasi kampus lainnya, seperti BEM Undip, BEM Fakultas serta beberapa organisasi Islam seperti Insani Undip dan Rohis Politeknik Negeri Semarang (Polines). Aditya Affan selaku ketua Diponegoro Volunteer menegaskan bahwa sasaran dari aksi ini sendiri ialah untuk seluruh masyarakat yang ada di Semarang.

Disamping itu, Aditya Affan juga menjelaskan bahwa dalam aksi ini terdapat beberapa  rangkaian acara, yang diantaranya ialah penggalangan donasi serta cek kesehatan secara gratis. Penggalangan donasi akan dibuka sampai tanggal 14 September melalui rekening BEM Undip ataupun BEM Fakultas, yang nantinya akan disalurkan langsung  kepada PKPU Semarang.

“Selain aksi kita juga buka donasi kayak gitu kan, jadi selain aksi kita buka donasi sama ini kan aksinya gak cuman kayak long part doang kan, jadi kayak ada cek kesehatannya juga gitu. Jadi disini kita apa ya, selain aksi juga kita tuh support rohingyanya dengan cara donasi. Sama ya supportnya dengan cara memviralkan rohingya ini di media sosial, gitu.” jelas Aditya.

Stiker aksi bela Rohingya di kawasan Simpang Lima Semarang

Nadia Widyandari, selaku peserta aksi memaparkan bahwa alasan utama mengikuti aksi tersebut ialah dikarenakan ingin membantu saudara-saudara Muslim yang ada disana. Disamping itu, saat ditanya mengenai respon serta kesan selama mengikuti aksi, Nadia mengatakan bahwa respon yang ia terima selama aksi berlangsung adalah cukup senang dan bersemangat, hal ini dikarenakan ia dapat merasakan pengalaman baru.

“Respon saya ya saya senang dan sangat bersemangat ikut aksi tersebut. Karena disana kita dapat merasakan pengalaman baru untuk mengadakan aksi membantu saudara-saudara kita yang sedang tertimpa musibah. Kalau kesannya sih ya saya senang dan ada kebangaan tersendiri gitu bisa ikut aksi ini. Pesannya saya berharap aksi-aksi seperti ini lebih sering dilaksanakan jika ada saudara-saudara kita yang sedang tertimpa musibah, dan semoga yang ikutan aksi kayak gini bisa lebih banyak  lagi tentunya.” tuturnya.

 

Teks & Foto : Annisa Rizky F

Editor: Audita Widya Pinasthika

Redaktur Pelaksana: Finky Ariandi

lpm opini

Lpm Opini adalah lembaga pers mahasiswa Universitas Diponegoro khususnya di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik. Lpm Opini berdiri sejak 23 April 1985 Isi dari web ini adalah tentang Undip dan Fisip serta Berita seputar Semarang.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *