Melestarikan Budaya Batik Melalui Acara Batik in Campus

Semarang – Pemilihan Putri Batik Jateng yang merupakan acara puncak dari event Batik In Campus dilaksanakan pada Sabtu (23/8) di halaman Gedung Balaikota Semarang. Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 18.30 hingga 22.00 WIB itu dihadiri oleh peserta dari berbagai universitas di Jawa Tengah dan dibuka untuk umum.

Batik In Campus merupakan kegiatan yang digelar oleh Fakultas Teknik Industri, Universitas Diponegoro secara rutin setiap tahun, dan pada tahun 2017 ini sudah memasuki tahun ke tujuh. Terdapat tiga rangkaian acara dari event Batik In Campus ini, yakni Seminar Nasional, Desain Motif Nasional dan puncaknya Putri Batik Jateng.

“Tujuan dari kegiatan ini adalah kami ingin melestarikan batik dimana era sekarang ini bahwa mahasiswa itu kurang tertarik dengan batik, jadi kami mengemasnya melalui acara Batik In Campus,” ujar Shabrina Hutagalung, mahasiswa Teknik Industri Undip 2015, selaku Ketua Pelaksana Batik In Campus.

Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya dimana Puncak Batik In Campus diselenggarakan di Gedung Prof. Soedarto Undip, kali ini Batik In Campus digelar di halaman Gedung Balaikota Semarang

Bagi peserta Putri Batik Jateng 2017, mereka dituntut untuk memiliki pengetahuan yang lebih tentang hal batik karena finalis Putri Batik ini akan dijadikan sebagai Duta Batik Campus Jateng 2017. Serangkaian kegiatan yang dilalui peserta untuk mencapai grand final yakni, pelatihan membatik, beauty class, photoshoot, wawancara, dan puncaknya dilaksanakan di Gedung Balaikota. Para peserta ini dinilai oleh berbagai juri, seperti Bayu Ramli dari Exist Modeling, Hastanti dari Dekan Fakultas Psikologi Undip, Nita dari Wardah, dan Dyah Kuncoro.

“Sejauh ini hambatan yang kita alami lebih ke teknis, yakni keamanan. Karena partisipasi penonton lebih dari ekspektasi yang kita pikirkan meskipun sudah menghadirkan Satpol PP namun masih tetap keteteran.” lanjut Shabrina Hutagalung ketika di temui di Gedung Balaikota.

Acara Batik In Campus ini juga dimeriahkan oleh Denok Kenang yang menampilkan tarian daerah “Semarangan” dan Band lokal Kota Semarang.

“Acaranya meriah sekali karena banyak yang membawa suporter jadinya sangat rame dan juga ada hiburanya jadi engga gabut. saya disini mendukung teman saya dari peserta perwakilan Fakultas Hukum Undip.” ujar Divary Mega, salah satu penonton acara Batik In Campus.

 

Teks & Foto: Bella Yunita

Editor: Audita Widya Pinasthika

Redaktur Pelaksana: Finky Ariandi

lpm opini

Lpm Opini adalah lembaga pers mahasiswa Universitas Diponegoro khususnya di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik. Lpm Opini berdiri sejak 23 April 1985 Isi dari web ini adalah tentang Undip dan Fisip serta Berita seputar Semarang.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *