Public Hearing I 2018 : Dekan FISIP Janjikan Bangun Sarana Olahraga, hingga Public Space

Semarang – Serangkaian acara yang telah dilaksanakan dalam rangka Public Hearing I 2018 berakhir pada Kamis, (12/04) yang bertempat di Ruang Teater FISIP Undip dengan agenda pemaparan materi dari Senat Mahasiswa FISIP 2018 dan Pimpinan FISIP. Public hearing pertama di tahun 2018 ini kembali mengusung isu-isu lama seperti masalah fasilitas, akademik, jam malam, diskusi, hingga beasiswa dan lain-lainnya.

Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan oleh Senat Mahasiswa FISIP,  setelah transparansi dana yang mendapat atensi terbesar dari mahasiswa FISIP, diikuti oleh pengusulan pembangunan sarana olahraga yang berangkat dari keluhan mahasiswa terkait pemanfaatan lahan kosong di FISIP yang bisa digunakan sebagai tempat sarana olahraga, mengingat bahwa ketika mahasiswa FISIP ingin melakukan kegiatan keolahragaan harus melakukannya di luar, yang berarti harus mengeluarkan sejumlah uang lain. Padahal sarana olahraga merupakan salah satu fasilitas yang berhak didapatkan oleh mahasiswa.

Menanggapi hal tersebut, Dekan FISIP, Sunarto,  mengatakan bahwa rencana pembangunan fasilitas keolahragaan sebenarnya sudah mulai dirancang sejak dirinya menjadi Dekan FISIP dengan rencana awal akan dibangun di pojok bangunan FISIP yang diperkirakan akan menghabiskan 5-6 milliar menggunakan dana dari SILPA, yaitu tabungan fakultas yang diperoleh dari dana mahasiswa FISIP yang saat itu berisi 9 milliar, namun dikarenakan terjadi perubahan kebijakan SILPA yang awalnya merupakan Hak Fakultas menjadi Hak Universitas mengakibatkan pembangunan tersebut belum bisa dimulai dan mencari cara lain, yaitu dengan menggunakan bantuan pihak ketiga, yaitu Bank. Sehingga perubahan desain dibuat lebih fisibel, dan dana turun agar tahun ini pembangunan bisa segera dilaksanakan.

“Tahun ini, kita gunakan dana kita sendiri ya,  200-300 juta, nanti insya Allah tahun ini bisa ya, di Pojok itu akan dibangun sarana olahraga, tahun ini.” ucapnya diikuti riuh tepuk tangan mahasiswa.

Sunarto juga menyatakan rencana pembangunan public space, namun masih terkendala karena beberapa hal.

“Kita sudah desain, sudah ada rencana kita ajukan, sudah  ada proposal yang ditandatangai Pak Rektor, kita minta bantuan pihak ketiga, Bank. Tapi sampai sekarang belum ada.” ungkapnya.

 

Teks & Foto : Dian Rahma Fika Alnina

Editor: Audita Widya Pinasthika

Redaktur Pelaksana: Ratih Latifah Murniati

lpm opini

Lpm Opini adalah lembaga pers mahasiswa Universitas Diponegoro khususnya di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik. Lpm Opini berdiri sejak 23 April 1985 Isi dari web ini adalah tentang Undip dan Fisip serta Berita seputar Semarang.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *