Tampil Beda, Pemberdayaan Masyarakat Lewat Perayaan Tujuh Belasan

Kemerdekaan Republik Indonesia yang dirayakan serempak oleh bangsa Indonesia pada 17 Agustus kemarin,  masih meninggalkan semangat dan  antusiasme yang sangat kuat . Tidak terkecuali bagi  masyarakat di RW 01 Dusun Krajan, Ngampin, Ambarawa, Semarang, yang sangat antusias dengan perayaan kemerdekaan di desa tersebut. Hal itu terbukti dari keikutsertaan masyarakat sekitar dan pemuda karang taruna di dalam acara yang bertajuk Social Village Fair, pada Minggu (19/8) lalu. Acara yang diprakarsai dan dieksekusi oleh Himpunan Mahasiswa Peduli Sosial FISIP Undip ini menampilkan perayaan kemerdekaan dengan nuansa berbeda, yaitu dengan mengolaborasikan pemberdayaan masyarakat dengan event kemerdekaan.

Menurut penuturan Farih Risqi selaku Ketua Panitia, acara ini bertujuan untuk pengabdian dan pemberdayaan masyarakat. “Pemberdayaan masayarakat dari DisKOMINFO, yaitu sosialisasi mengenai bijak bersosial media dan menangkal berita hoax, trus event kemerdekaanya kita balut dengan lomba-lomba, dengan masyarakat, dengan kami (HIMPS), dengan  enam UPK  yang ada di FISIP, yang bekerja sama.”

Mendapat sambutan baik dari Karang Taruna setempat, Farih bersyukur mendapat respon positif saat menyampaikan niat menyosialisasikan “Bijak bersosial media”. “Di sini itu penggunaan whatsapp oleh ibu-ibu sudah meningkat, tapi untuk pengetahuan mengenai berita hoax, efek negatif sosial media itu belum ada, jadi sangat positif (dukungannya),” Jelas Farih.

Menyadari pentingnya pemberdayaan masyarakat ini, Ketua RW 01 Dusun Krajan,  Astoto berharap sosialisasi ini bermanfaat bagi masyarakat. “Masyarakat jadi lebih tahu, fungsi, penggunaan dari HP dan jadi lebih mengerti mana yang tidak boleh, agar ketidaktahuan tidak membawa kepada masalah hukum” tuturnya.

Astoto juga menyampaikan harapan agar kedepannya acara-acara seperti ini bisa ditindaklanjuti dan bisa saling koordinasi lebih baik lagi agar perencanaannya matang dari jauh-jauh hari. Serta jalinan komunikasi yang baik antara mahasiswa dan masyarakat setempat bisa menjadi awal dari hubungan yang baik.

Teks dan foto oleh : Dian Rahma Fika Alnina

lpm opini

Lpm Opini adalah lembaga pers mahasiswa Universitas Diponegoro khususnya di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik. Lpm Opini berdiri sejak 23 April 1985 Isi dari web ini adalah tentang Undip dan Fisip serta Berita seputar Semarang.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *