<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>OPINI ONLINE &#187; Umum</title>
	<atom:link href="http://www.majalahopini.com/category/news/umum/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.majalahopini.com</link>
	<description>Go Online Journalism</description>
	<lastBuildDate>Tue, 17 Jan 2012 16:55:35 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=abc</generator>
		<item>
		<title>Armada Ramaikan Closing Party Smansacup dan Education Expo II 2012</title>
		<link>http://www.majalahopini.com/2012/01/17/armada-ramaikan-closing-party-smansacup-dan-education-expo-ii-2012/</link>
		<comments>http://www.majalahopini.com/2012/01/17/armada-ramaikan-closing-party-smansacup-dan-education-expo-ii-2012/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 17 Jan 2012 16:20:23 +0000</pubDate>
		<dc:creator>lpm opini</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Event]]></category>
		<category><![CDATA[Umum]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.majalahopini.com/?p=1239</guid>
		<description><![CDATA[Semarang -  Sabtu 14 Januari 2012 yang lalu, SMA Negeri 1 Semarang (SMANSA ) mengadakan Closing Party Smansacup &#38; Education Expo II 2012. Event yang berlangsung sejak tanggal 12-14 Januari 2012 yang lalu ini, tak hanya mengadakan lomba-lomba yang diikuti siswa/siswi SMP dan SMA di kota Semarang, tapi ada juga Education Expo dari sekitar 20 [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Semarang -</strong>  Sabtu 14 Januari 2012 yang lalu, SMA Negeri 1 Semarang (SMANSA ) mengadakan Closing Party Smansacup &amp; Education Expo II 2012. Event yang berlangsung sejak tanggal 12-14 Januari 2012 yang lalu ini, tak hanya mengadakan lomba-lomba yang diikuti siswa/siswi SMP dan SMA di kota Semarang, tapi ada juga Education Expo dari sekitar 20 Perguruan Tinggi Nasional dan Internasional. Dan pada kamis malamnya, telah disuguhkan pagelaran wayang kulit yang dalangnya merupakan salah satu siswa SMA Negeri 1 Semarang.</p>
<p>Closing Party yang dimulai sejak pukul 12.30 WIB ini, menampilkan penyanyi, dancer, serta dj muda yang berasal dari siswa SMANSA. Dengan mengundang band ibukota, Armada, tidak sedikit siswa/siswi dari sekolah lain ikut meramaikan dan berbaur dengan penonton lain. Dipandu 2 mc yang juga berasal dari siswi SMANSA, acara berlangsung baik dan menarik. Pengumuman pemenang lomba-lomba yang diadakan dalam event Smansacup ini juga dilakukan pada saat modern dance SMANSA selesai beraksi.</p>
<p>Sekitar pukul 16.30 WIB, Bapak Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Semarang, Drs. H. Bambang Nianto Mulyo, M.Ed, resmi menutup acara Smansacup &amp; Education Expo II 2012. Lalu, diakhir acara band Armada memulai aksinya menghibur para penonton yang didominasi oleh warga SMANSA dengan memukau. Walaupun saat itu lapangan upacara SMANSA  sedang diguyur hujan deras, tapi tak menyurutkan semangat penonton yang sedari siang sudah menunggu.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p align="right">Reporter : Yuli Kurniawaty</p>
<p align="right">Foto : Yuli Kurniawaty</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.majalahopini.com/2012/01/17/armada-ramaikan-closing-party-smansacup-dan-education-expo-ii-2012/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>FISIP Cup Munculkan Juara Baru</title>
		<link>http://www.majalahopini.com/2011/12/01/fisip-cup-munculkan-juara-baru/</link>
		<comments>http://www.majalahopini.com/2011/12/01/fisip-cup-munculkan-juara-baru/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 01 Dec 2011 11:27:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>lpm opini</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[FISIP]]></category>
		<category><![CDATA[Umum]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.majalahopini.com/?p=1121</guid>
		<description><![CDATA[Hari terakhir FISIP Cup yang dilaksanakan di lapangan basket Undip Pleburan Semarang Rabu, 30 November 2011 berlangsungdengan seru. Acara yang dimulai sejak pukul 14.00 hingga 21.00 tersebut terdiri atas rangkaian acara meliputi perebutan juara ketiga dan final basket putra maupun putri, serta berbagai games seru seperti three point contest yang pesertanya untuk umum. Untuk kategori [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;" align="center">Hari terakhir FISIP Cup yang dilaksanakan di lapangan basket Undip Pleburan Semarang Rabu, 30 November 2011 berlangsungdengan seru. Acara yang dimulai sejak pukul 14.00 hingga 21.00 tersebut terdiri atas rangkaian acara meliputi perebutan juara ketiga dan final basket putra maupun putri, serta berbagai games seru seperti <em>three point contest </em>yang pesertanya untuk umum.</p>
<p style="text-align: justify;">Untuk kategori putri Fakultas Teknik (FT) berhasil menyabet juara pertama, disusul Fakultas Ekonomi (FE) yang mendapat juara kedua serta Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) menempati juara ketiga. Di kategori pria Fakultas Hukum (FH) berhasil mendapat juara pertama setelah berhasil menang tipis atas lawannya Fakultas Kedokteran (FK). Fakultas Teknik kembali mencatatkan namanya sebagai juara ketiga setelah mengalahkan Fakultas Ilmu Sosialn dan Ilmu Politik (FISIP) pada pertandingan perebutan juara ketiga.</p>
<p style="text-align: justify;">Dalam ajang ini, juara pertama mendapatkan uang sebesar tujuh ratus ribu rupiah beserta piala. Sementara untuk juara kedua mendapatkan uang sebesar lima ratus ribu rupiah beserta piala. Dan untuk juara ketiga hanya mendapatkan sebuah piala. <em>Most Valuable Player</em> (MVP) diraih oleh Yunita Caroline dari Fakultas Ekonomi dan Rifa’i dari fakultas Hukum. Masing-masing mendapat hadiah sebesar lima puluh ribu rupiah.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.majalahopini.com/2011/12/01/fisip-cup-munculkan-juara-baru/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Awarding Night Caraka 2011 Berlangsung Meriah</title>
		<link>http://www.majalahopini.com/2011/11/27/awarding-night-caraka-2011-berlangsung-meriah/</link>
		<comments>http://www.majalahopini.com/2011/11/27/awarding-night-caraka-2011-berlangsung-meriah/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 27 Nov 2011 12:12:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>lpm opini</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Event]]></category>
		<category><![CDATA[FISIP]]></category>
		<category><![CDATA[Umum]]></category>
		<category><![CDATA[Undip]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.majalahopini.com/?p=1089</guid>
		<description><![CDATA[Semarang – Sabtu (26/11 ) diadakan awarding night Caraka Festival Kreatif 2011 di Hotel Gumaya Semarang . Awarding night merupakan acara puncak gelaran Caraka yang berlangsung dari tanggal 23 November – 26 November 2011. Ada 8 kategori yang diperlombakan dalam Caraka kali ini yaitu Ambient Media, Digital Activation,Radio Ad,TVC,Printad,Photography Human Interest,Brand Identity, dan Desain Poster [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Semarang –</strong> Sabtu (26/11 ) diadakan awarding night Caraka Festival Kreatif 2011 di Hotel Gumaya Semarang . Awarding night merupakan acara puncak gelaran Caraka yang berlangsung dari tanggal 23 November – 26 November 2011. Ada 8 kategori yang diperlombakan dalam Caraka kali ini yaitu Ambient Media, Digital Activation,Radio Ad,TVC,Printad,Photography Human Interest,Brand Identity, dan Desain Poster . Caraka yang merupakan ajang kompetisi bagi mahasiswa kreatif di Indonesia , kali ini mengambil tema Rekreasi Ide dan tahun 2011 ini merupakan gelaran ketiga acara Caraka .</p>
<p>Acara berlangsung semarak , dengan dipandu MC Iqbal dan Lita . Background panggung disulap menjadi miniatur Gereja Blenduk , salah satu ikon di kota Semarang . Selain pengumuman pemenang , awarding night juga dimeriahkan oleh penampilan band Lipstik Lipsync , Aljabar , komunitas Capoeira Semarang “Amizade” , peragaan busana batik , dan Paduan Suara Mahasiswa Undip .</p>
<p>Luthfi Fazar Ridho dan Jaya Pramono Adi dari Universitas Diponegoro meraih <em>bronze </em>dalam kategori Digital Activation , dengan judul karya MAHI ( Mau Apa Hari Ini ? ) . Dalam awarding night Caraka kali ini muncul kejutan , dimana ada beberapa kategori yang tidak ada pemenangnya . Untuk Caraka Of The Year 2011 dimenangkan oleh Institut Teknologi Bandung.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p align="center"><strong>Daftar Pemenang Caraka 2011</strong></p>
<p><strong>Ambient Media</strong></p>
<ul>
<li>Gold : Tidak ada pemenang</li>
<li>Silver : Jelita &amp; Sebastian Wang ( Binus University )</li>
<li>Bronze : Prisma M. &amp; M.Azmi Kamarullah ( ITB )</li>
</ul>
<p><strong>Digital Activation</strong></p>
<ul>
<li>Silver : Prisma M. &amp; M.Azmi Kamarullah ( ITB ) &#8211;&gt; Paintscape</li>
<li>Bronze : Luthfi Fazar Ridho &amp; Jaya Pramono Adi ( Undip )&#8211;&gt; MAHI</li>
</ul>
<p><strong>Radio Ad</strong></p>
<ul>
<li>Gold : Tidak ada pemenang</li>
<li>Silver : Tidak ada Pemenang</li>
<li>Bronze :  M.Azmi Kamarullah ( ITB )&#8211;&gt; “nyamuk”</li>
</ul>
<p><strong>TVC</strong></p>
<ul>
<li>Gold : Joanita Cheniko (ITB)&#8211;&gt; Lampu</li>
<li>Silver : Gracia Octaveni &amp; Wicky Syailendra ( ITB )&#8211;&gt;Tabung Ide</li>
<li>Bronze : Ramanda Trias Putra &amp; Chipta Yusmanda Putra ( STIKOM ITKP )&#8211;&gt;Si Kucing Ahli</li>
</ul>
<p><strong>Print ad</strong></p>
<ul>
<li>Gold : Nasa Arief Rahman (ITB)&#8211;&gt; Idea Ways</li>
<li>Silver : Tidak ada pemenang</li>
<li>Bronze : M.Yustan &amp; Nur Arief H. ( UGM )&#8211;&gt; Cara Beda</li>
</ul>
<p><strong>Photography Human Interest</strong></p>
<ul>
<li>Gold : Petrus Canisius (UGM)&#8211;&gt; Terbaik &#8211; terbaik</li>
<li>Silver : Dedy Kusuma Putra (UGM )&#8211;&gt;Melukis Dalam Ide</li>
<li>Bronze : Jalan – jalan Lewat buku ( Udinus )&#8211;&gt;Jalan – jalan lewat buku</li>
</ul>
<p><strong>Brand Identity</strong></p>
<ul>
<li>Gold : Gustopo Galang &amp; Syarifah Fitriana (ISI Yogyakarta )&#8211;&gt;Hidung Jambu</li>
<li>Silver : Sarah sofia &amp; Raden Lerika Ratni (ITB )&#8211;&gt;Jajanan Bocah</li>
<li>Bronze : Anthony Novianus Suryono ( Unika Soegijapranata )&#8211;&gt;Branding TMS Semarang</li>
</ul>
<p><strong>Desain poster </strong></p>
<ul>
<li>Gold : Tidak ada pemenang</li>
<li>Silver : Halim Muhammad H ( Udinus) &#8211;&gt;Keluar dari Kotak</li>
<li>Bronze : Zulfikar F. &amp; Muhammad F.R. ( ITB )&#8211;&gt; Pilih Mana</li>
</ul>
<p><strong>Caraka Of The Year :</strong> Institut Teknologi Bandung</p>
<p>&nbsp;</p>
<p align="right"><em>Teks : Dwinda Harditya</em></p>
<p align="right"><em>Foto : Dwinda Harditya</em></p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong> </strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.majalahopini.com/2011/11/27/awarding-night-caraka-2011-berlangsung-meriah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Setahun Guyub Bareng ORart ORET</title>
		<link>http://www.majalahopini.com/2011/10/23/setahun-guyub-bareng-orart-oret/</link>
		<comments>http://www.majalahopini.com/2011/10/23/setahun-guyub-bareng-orart-oret/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 23 Oct 2011 15:29:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>lpm opini</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Event]]></category>
		<category><![CDATA[Umum]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.majalahopini.com/?p=972</guid>
		<description><![CDATA[Semarang &#8211; Malam minggu tiba,mungkin banyak orang yang menghabiskan waktu untuk mengunjungi pusat-pusat keramaian di tengah kota.  Anda akan melihat suasana yang berbeda,karena di sudut  pujasera Pondok Daun di utara Semarang sedang banyak dikunjungi oleh para seniman.  Sabtu, 22 Oktober 2011,ORArT ORET mengadakan acara dengan tema setahun guyub bareng. ORArT ORET sendiri adalah suatu kegiatan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><strong>Semarang &#8211; </strong>Malam minggu tiba,mungkin banyak orang yang menghabiskan waktu untuk mengunjungi pusat-pusat keramaian di tengah kota.  Anda akan melihat suasana yang berbeda,karena di sudut  pujasera Pondok Daun di utara Semarang sedang banyak dikunjungi oleh para seniman.  <span id="more-972"></span>Sabtu, 22 Oktober 2011,ORArT ORET mengadakan acara dengan tema setahun guyub bareng. ORArT ORET sendiri adalah suatu kegiatan kumpul-kumpul bareng semua pelaku seni atau penikmat seni di kota Semarang. Kegiatan pertama kali diadakan pada 26 September 2010, untuk berikutnya diadakan dua minggu sekali. Konsep ORArT ORET adalah mengumpulkan dan mempertemukan semua jenis seni dalam satu semangat guyub dan keakraban, untuk kemudian saling membagi/share dan mempertunjukkan skill seniman di bidang. Selain itu juga bisa sebagai wadah untuk mengakrabkan antara seniman muda dan seniman yang lebih senior. Tambah, Dadang Pribadi sebagai salah satu penggagas acara ini yang juga tergabung dalam komunitas Outsidersink!. Disamping pameran beberapa  karya seni rupa berupa sketsa dan seni digital,dalam acara tersebut juga menampilkan sesi foto model,pelatihan singkat bersama Drs.Aryo Sunaryo,M.pd yang merupakan dosen seni rupa UNNES Semarang serta juga menampilkan seni teatrikal,puisi dan beberapa band diantaranya Buzztard,Semarang blues community dan Radiodiffusion. Juga terdapat beberapa stand penjualan <em>merchandise </em>dan pameran <em>tattoo</em> dari Red Sea Cloud.</p>
<p style="text-align: justify;"><em><strong>-Bayu Indra Permana-</strong></em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.majalahopini.com/2011/10/23/setahun-guyub-bareng-orart-oret/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tour d’Indonesia Sambangi Semarang</title>
		<link>http://www.majalahopini.com/2011/10/06/tour-d%e2%80%99indonesia-sambangi-semarang/</link>
		<comments>http://www.majalahopini.com/2011/10/06/tour-d%e2%80%99indonesia-sambangi-semarang/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 06 Oct 2011 11:46:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator>lpm opini</dc:creator>
				<category><![CDATA[Umum]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.majalahopini.com/?p=880</guid>
		<description><![CDATA[Rombongan peserta yang dilepas start dari depan balai kota Semarang sekitar pukul 09.15 WIB.Di etape V Kali ini para peserta  Tour d’Indonesia akan menempuh perjalanan panjang menyusuri peta jalur tengah Jawa Tengah, mulai dari Semarang menuju Tawangmangu dengan jarak tempuh 144,5 km. ini merupakan salah satu jalur yang mungkin akan menguras energi bagi peserta karena [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_881" class="wp-caption alignleft" style="width: 310px"><a rel="attachment wp-att-881" href="http://www.majalahopini.com/2011/10/06/tour-d%e2%80%99indonesia-sambangi-semarang/image001-3/"><img class="size-medium wp-image-881 " title="image001" src="http://www.majalahopini.com/wp-content/uploads/image0011-300x225.jpg" alt="image001" width="300" height="225" /></a><p class="wp-caption-text">Rombongan Tour d’Indonesia saat melintasi kawasan Jatingaleh. </p></div>
<p>Rombongan peserta yang dilepas start dari depan balai kota Semarang sekitar pukul 09.15 WIB.Di etape V Kali ini para peserta  Tour d’Indonesia akan menempuh perjalanan panjang menyusuri peta jalur tengah Jawa Tengah, mulai dari Semarang menuju Tawangmangu dengan jarak tempuh 144,5 km. ini merupakan salah satu jalur yang mungkin akan menguras energi bagi peserta karena  tiba-tiba langsung dihadapkan jalur menanjak didaerah gombel yang memiliki kontur aspal yang bergelombang. Serta akan menghadapi King Of Mountaint yang terdapat di puncak pass Cemorokandang. Selain itu factor cuaca juga dapat berpengaruh terhadap ketahanan fisik dari peserta. Pada etape IV yang menempuh jarak 157,7 km menyusuri pantai utara jawa Tegal-Semarang mampu di taklukkan pembalap asal Australia Eric Sheppard dari klub Plan B Racing Team Australia,sedangkan untuk  kaos kuning  masih menjadi milik pembalap asal Jepang Sinichi Fukushima.</p>
<p style="text-align: right;"><em>-Bayu Indra Permana-</em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.majalahopini.com/2011/10/06/tour-d%e2%80%99indonesia-sambangi-semarang/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>AMBIGUITAS MANIFESTASI GODFATHER DI INDONESIA</title>
		<link>http://www.majalahopini.com/2011/01/29/ambiguitas-manifestasi-godfather-di-indonesia/</link>
		<comments>http://www.majalahopini.com/2011/01/29/ambiguitas-manifestasi-godfather-di-indonesia/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 29 Jan 2011 11:58:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator>lpm opini</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Umum]]></category>
		<category><![CDATA[Gayus Tambunan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.majalahopini.com/?p=755</guid>
		<description><![CDATA[Carut marut kondisi hukum dan penegakkan keadilan di Indonesia memunculkan berbagai spekulasi sekaligus keditakpercayaan masyarakat terhadap apartur negaranya. Contoh persoalan yang menggelembung sejauh ini adalah kasus korupsi pajak yang melibatkan aktor penyamaran ulung sekaligus pria plat merah dari pajak, bernama Gayus Tambunan. Terpontang – pantingnya Gayus dalam mengikuti jalannya peradilan mengindikasikan bahwa sistem dan tatanan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="margin: 0.0px 0.0px 0.0px 0.0px; text-align: justify; font: 73.5px 'Times New Roman';"><a rel="attachment wp-att-754" href="http://www.majalahopini.com/2011/01/29/ambiguitas-manifestasi-godfather-di-indonesia/kokok/"><img class="alignleft size-medium wp-image-754" title="kokok" src="http://www.majalahopini.com/wp-content/uploads/kokok-300x198.jpg" alt="kokok" width="300" height="198" /></a></p>
<p style="margin: 0.0px 0.0px 0.0px 0.0px; text-align: justify; font: 12.0px 'Times New Roman';">
<p style="margin: 0.0px 0.0px 0.0px 0.0px; text-align: justify; font: 12.0px 'Times New Roman';">
<p style="margin: 0.0px 0.0px 0.0px 0.0px; text-align: justify; font: 12.0px 'Times New Roman';">
<p style="margin: 0.0px 0.0px 0.0px 0.0px; text-align: justify; font: 12.0px 'Times New Roman';">
<p style="margin: 0.0px 0.0px 0.0px 0.0px; text-align: justify; font: 12.0px 'Times New Roman';">
<p style="margin: 0.0px 0.0px 0.0px 0.0px; text-align: justify; font: 12.0px 'Times New Roman';">
<p style="margin: 0.0px 0.0px 0.0px 0.0px; text-align: justify; font: 12.0px 'Times New Roman';">
<p style="margin: 0.0px 0.0px 0.0px 0.0px; text-align: justify; font: 12.0px 'Times New Roman';">
<p style="margin: 0.0px 0.0px 0.0px 0.0px; text-align: justify; font: 12.0px 'Times New Roman';">Carut marut kondisi hukum dan penegakkan keadilan di Indonesia memunculkan berbagai spekulasi sekaligus keditakpercayaan masyarakat terhadap apartur negaranya. Contoh persoalan yang menggelembung sejauh ini adalah kasus korupsi pajak yang melibatkan aktor penyamaran ulung sekaligus pria plat merah dari pajak, bernama Gayus Tambunan. Terpontang – pantingnya Gayus dalam mengikuti jalannya peradilan mengindikasikan bahwa sistem dan tatanan hukum di Indonesia masih dalam kondisi abu – abu (<em>grey area</em>) yang berarti belum jelas dan belum tuntas muara keadilan yang diharapkan. Bahkan lebih daripada itu, Gayus bahkan berhasil kabur dengan aman sentosa menuju tempat – tempat aduhai dan bercengkrama dengan masyarakat lain tanpa rasa malu dan risih bahwa statusnya masih tahanan.</p>
<p style="margin: 0.0px 0.0px 0.0px 0.0px; text-align: justify; font: 12.0px 'Times New Roman';">Berbagai analogi muncul dalam menyikapi kasus yang bak gelombang ini. Salah satu yang paling populer taatkala media memberi label <em>mafia</em>. Lebih daripada itu, bahkan satgas bentukan presiden pun diberi embel – embel Satgas Pemberantasan Mafia Hukum. Entah memang kecenderungan media yang terlalu kreatif atau karena sifat latah kita menganalogikan penyimpangan ini dengan sebuah pendekatan penokohan dan tema besar novel karya Mario Puzzo, <em>The Godfather</em> dan filmnya yang sangat sukses itu. Dampaknya, berbagai propaganda media mencuat dengan mengatasnamakan <em>“Godfather di Balik Gayus”</em> atau bahkan ada yang menyebut bahwa ada sosok raksasa dan kaya raya yang sengaja mengendalikan kasus ini agar tercipta sebuah skenario manis sesuai kepentingannya.</p>
<p style="margin: 0.0px 0.0px 0.0px 0.0px; text-align: justify; font: 12.0px 'Times New Roman';">Sebenarnya apa sesungguhnya arti dari kata dan istilah mafia itu sendiri. Mario Puzo dalam cuplikan novelnya The Godfather, memberikan penjelasn bahwa sesungguhnya <em>mafia</em> berarti <em>tempat pengungsian</em>. Kemudia berubah menjadi organisasi rahasia yang menentang penguasa khusunya di Italia wilayah Sisilia. Rakyat yang semula lemah akhirnya menjadi kloning – kloning dan bertindak brutal dengan melakukan perlawanan terhadap penguasa, yaitu tuan tanah dan penguasa Gereja Katolik, dengan mengoptimalkan organisasi bawah tanah yang mengatur segala kepentingan keluarga mereka masing – masing. Dengan demikian, masyarakat menciptakan norma serta aturan mereka sendiri. Seperti pembunuhan atas nama keluarga dan persahabatan, penggelapan birokrasi dan penyogokan aparat negara, serta jual beli pasar gelap terjadi atas nama keluarga mafia yang ditindas penguasa tadi.</p>
<p style="margin: 0.0px 0.0px 0.0px 0.0px; text-align: justify; font: 12.0px 'Times New Roman';">Lantas mengapa fenomena ini tidak terlalu tampak dalam kagiatan sehari –hari mereka? Ini karena para mafia menganut hukum <em>omerta</em>, atau hukum tutup mulut setiap kali menjalankan aksinya. Para saksi mata maupun pelaku tindakan atas norma keluarganya, wajib unutk tutup mulut. Tujuannya? Terhindar dari kejaran penguasa. Namun inti dari munculnya <em>sub culture</em> mafia ini berasal dari ketidak percayaan mereka terhadap pemerintahan mereka sendiri. Bermula dari atmosfer pemerintahan yang korup, otoriter dan tidak berpihak kepada warga mereka sendiri. Memaksa masyarakat untuk menciptakan aturan dan hukum mereka sendiri. Hal ini sesungguhnya merupakan tanda dari kebobrokan sistem negara dan birokrasi karena di dalamnya sering pula ditunggangi oleh aparat yang telah diberikan sogokan oleh mafia, sebagai jaminan dan koneksi kepada pemerintah. Seperti biasa, orientasinya adalah uang. Sehingga kapitalisme dan kepentingan penguasa juga bermain di dalamnya.</p>
<p style="margin: 0.0px 0.0px 0.0px 0.0px; text-align: justify; font: 12.0px 'Times New Roman';">Di Indonesia, mafia – mafia ini cenderung mengarah ke arah yang lebih komersial dan modern. Memaksimalkan pengaruh media dalam melancarkan propaganda, bisa menjadi senjata yang efektif dalam mengendalikan dan membentuk norma dan aturan yang mereka anggap benar. Godfather – Godfather ini berlaku seolah – olah mereka merasa di zalimi dan direnggut kebebasannya, sementara pihak yang mengganggu dan mengkritisi justru masuk bui.</p>
<p style="margin: 0.0px 0.0px 0.0px 0.0px; text-align: justify; font: 12.0px 'Times New Roman';">Lantas apa sebenarnya penyebab utama dari arus mafia – mafia kelas kakap ini? Jawabannya nyaris sama seperti yang terjadi di Italia, yaitu ketidakpercayaan kepada pemerintahan otoriter Fasis. Masyarakat yang semula diintimidasi menjadi <em>boomerang</em> bagi pemerintahan itu sendiri, dengan membuat keluarga – keluarga dan sistem eksekutor yang siap menghukum siapa saja yang melewati garis batas kekuasaan. Di Indonesia sistem ini dikendalikan oleh kaum kapitalis pemilik modal yang sengaja membuat jarak antara kolega, saudara dan rakyat biasa.</p>
<p style="margin: 0.0px 0.0px 0.0px 0.0px; text-align: justify; font: 12.0px 'Times New Roman';">Lantas, kesatuan dan rasa saling memiliki (<em>sense of belonging</em>) yang dicita – citakan pada Bhinneka Tunggal Ika (<em>Unity In Diversity</em>) musnah sudah dengan terpecahkan kepentingan – kepentingan sepihak yang membuat atau mempermainkan hukum dengan norma mereka sendiri yang pasti bertentangan dengan konstitusi. Langkah paling bijak adalah Presiden sebagai kepala pemerintahan harus turun tangan dan membuat regulasi tegas tentang masalah mafia ini, tidak diam saja menonton dengan seksama keadilan dikendalikan secara subjektif oleh mereka. Atau jangan sampai seorang presiden malah menjadi kaki tangan The Godfather itu sendiri.<span style="white-space: pre;"> </span></p>
<p style="margin: 0.0px 0.0px 0.0px 0.0px; text-align: right; font: 12.0px 'Times New Roman'; min-height: 15.0px;">
<p style="margin: 0.0px 0.0px 0.0px 0.0px; text-align: right; font: 12.0px 'Times New Roman';"><strong>Sandy Allifiansyah</strong></p>
<p style="margin: 0.0px 0.0px 0.0px 0.0px; text-align: right; font: 12.0px 'Times New Roman';"><strong>Mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Diponegoro</strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.majalahopini.com/2011/01/29/ambiguitas-manifestasi-godfather-di-indonesia/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Car Free Day:Sebuah Trend Atau Kesadaran?</title>
		<link>http://www.majalahopini.com/2011/01/29/car-free-daysebuah-trend-atau-kesadaran/</link>
		<comments>http://www.majalahopini.com/2011/01/29/car-free-daysebuah-trend-atau-kesadaran/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 29 Jan 2011 11:21:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator>lpm opini</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Umum]]></category>
		<category><![CDATA[semarang]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.majalahopini.com/?p=751</guid>
		<description><![CDATA[Car Free Day? Adalah salah satu campaign untuk mencegah global warming atau polusi udara yang berlebihan sehingga melampaui batas aman,mungkin dikota-kota metropolitan lainnya sudah berlomba-lomba untuk mengadakan kegiatan Car Free Day atau hari bebas kendaraan bermotor tanpa terkecuali di Indonesia kota-kota besar semisal Jakarta,Bandung,Semarang dan solo. Saat ini sudah berlomba-lomba untuk menyelenggarakan acara tersebut. Di [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a rel="attachment wp-att-750" href="http://www.majalahopini.com/2011/01/29/car-free-daysebuah-trend-atau-kesadaran/nvnvnv/"><img class="alignleft size-medium wp-image-750" title="nvnvnv" src="http://www.majalahopini.com/wp-content/uploads/nvnvnv-300x261.jpg" alt="nvnvnv" width="300" height="261" /></a></p>
<p style="margin: 0.0px 0.0px 0.0px 0.0px; font: 12.0px 'Times New Roman';">
<p style="margin: 0.0px 0.0px 0.0px 0.0px; font: 12.0px 'Times New Roman';">
<p style="margin: 0.0px 0.0px 0.0px 0.0px; font: 12.0px 'Times New Roman';">
<p style="margin: 0.0px 0.0px 0.0px 0.0px; font: 12.0px 'Times New Roman';">
<p style="margin: 0.0px 0.0px 0.0px 0.0px; font: 12.0px 'Times New Roman';">
<p style="margin: 0.0px 0.0px 0.0px 0.0px; font: 12.0px 'Times New Roman';">
<p style="margin: 0.0px 0.0px 0.0px 0.0px; font: 12.0px 'Times New Roman';">
<p style="margin: 0.0px 0.0px 0.0px 0.0px; font: 12.0px 'Times New Roman';">
<p style="margin: 0.0px 0.0px 0.0px 0.0px; font: 12.0px 'Times New Roman';">
<p style="margin: 0.0px 0.0px 0.0px 0.0px; font: 12.0px 'Times New Roman';">
<p style="margin: 0.0px 0.0px 0.0px 0.0px; font: 12.0px 'Times New Roman';">
<p style="margin: 0.0px 0.0px 0.0px 0.0px; font: 12.0px 'Times New Roman';">
<p style="margin: 0.0px 0.0px 0.0px 0.0px; font: 12.0px 'Times New Roman';">
<p style="margin: 0.0px 0.0px 0.0px 0.0px; font: 12.0px 'Times New Roman';">
<p style="margin: 0.0px 0.0px 0.0px 0.0px; font: 12.0px 'Times New Roman';">
<p style="margin: 0.0px 0.0px 0.0px 0.0px; font: 12.0px 'Times New Roman';">
<p style="margin: 0.0px 0.0px 0.0px 0.0px; font: 12.0px 'Times New Roman';">
<p style="margin: 0.0px 0.0px 0.0px 0.0px; font: 12.0px 'Times New Roman';">
<p style="margin: 0.0px 0.0px 0.0px 0.0px; font: 12.0px 'Times New Roman';">
<p style="margin: 0.0px 0.0px 0.0px 0.0px; font: 12.0px 'Times New Roman';">
<p style="font: normal normal normal 12px/normal 'Times New Roman'; text-align: justify; margin: 0px;">Car Free Day? Adalah salah satu campaign untuk mencegah global warming atau polusi udara yang berlebihan sehingga melampaui batas aman,mungkin dikota-kota metropolitan lainnya sudah berlomba-lomba untuk mengadakan kegiatan Car Free Day atau hari bebas kendaraan bermotor tanpa terkecuali di Indonesia kota-kota besar semisal Jakarta,Bandung,Semarang dan solo. Saat ini sudah berlomba-lomba untuk menyelenggarakan acara tersebut. Di Jakarta car free day sering kita lihat di berbagai liputan televise sering diadakan di seputaran bundaran HI (Hotel Indonesia), Bandung yang terkenal akan kemacetannya pada akhir pecan juga mengadakan acara car free day di daerah Dago,jalan Ir.Djuanda. serta Semarang akhir-akhir ini juga mengadakan acara tersebut di seputaran jalan Pemuda secara rutin dan tak ketinggalan kota Solo juga berpartisipasi mengadakan car free day di sepanjang jalan Slamet Riyadi. Mungkin acara CFD adalah salah satu bukti tindakan nyata untuk mengurangi gas emisi pada mesin-mesin kota yang setiap hari dipacu dengan rutinitas manusia selain itu juga bertujuan untuk memelihara udara agar tetap nyaman dan bersih daripada kita hanya berteriak-teriak mengkampanyekan tentang global warming/pemanasan global tanpa adanya tindakan nyata.</p>
<p style="font: normal normal normal 12px/normal 'Times New Roman'; text-align: justify; margin: 0px;">Tapi kali ini kita lihat sisi lain dari sebuah campaign car free day. Car free day sekarang malah cenderung sebagai suatu kegiatan atau suatu pertemuan rutin yang digunakan sebagai ajang pamer antar individu jika kita lebih teliti dalam suatu kegiatan car free day pasti banyak di hadiri beberapa komunitas,khususnya komunitas pesepeda yang mempunyai beragam jenis,beberapa contoh diantaranya adalah sepeda dengan jenis sepeda balap mungkin si penunggang sepeda akan merasa bangga membawa sebuah sepeda dengan harga yang selangit dengan merk dan kualitas yang berkelas tentunya. Jenis sepada lainya adalah sepeda fixie,sepeda dengan model sepeda balap kuno pada jamannya digunakan sebagai alat transportasi oleh para kurir-kurir di Amerika. Tapi saat ini sepada ini kembali muncul, banyak masyarakat yang tertarik menggunakannya lagi khususnya anak muda,karena bentuk dan modelnya yang aerodinamis dan warna-warna yang disajikan beraneka ragam sehingga kaum hawa pun tergoda dan tertarik untuk menggunakannya. Selain digunakan untuk berbagai trik-trik freestyle sepada ini juga kental dengan fashion,gaya hidup. Jika kita lihat dijalan-jalan penunggang sepeda fixie cenderung berpakaian yang simple dan modis tentunya. Namun apapun opini orang tentang bersepada atau tentang kegiatan car free day itu hanyalah pendapat belaka karena setiap orang bebas untuk berpendapat,mungkin kecocokan dengan sepeda masing-masing orang berbeda. Tujuan dari semuanya disamping berolahraga untuk menjaga kebugaran tubuh yang paling utama adalah untuk dunia,untuk kehidupan yang nyaman bagi kesehatan udara kota,karena kota-kota di Indonesia adalah kota yang memanjakan kendaraan bermesin yang menghasilkan gas buang yang berbahaya. Berbeda dengan kota-kota di Eropa khususnya Amsterdam yang memanjakan pejalan kaki dan pesepeda sehingga kita bisa menikmati keindahan kota tanpa adanya kekawatiran terhadap udara sekitar.</p>
<p style="font: normal normal normal 12px/normal 'Times New Roman'; text-align: justify; margin: 0px;">
<p style="font: normal normal normal 12px/normal 'Times New Roman'; text-align: justify; margin: 0px;">Tulisan dapat dilihat di www.spotrasel.blogspot.com</p>
<div><span style="font-family: 'Times New Roman', 'Times New Roman', 'Bitstream Charter', Times, serif; font-size: small;"><span style="line-height: normal;"><br />
</span></span></div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.majalahopini.com/2011/01/29/car-free-daysebuah-trend-atau-kesadaran/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Simpang Lima Menyambut 2011</title>
		<link>http://www.majalahopini.com/2011/01/02/simpang-lima-menyambut-2011/</link>
		<comments>http://www.majalahopini.com/2011/01/02/simpang-lima-menyambut-2011/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 02 Jan 2011 15:27:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>lpm opini</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Umum]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.majalahopini.com/?p=722</guid>
		<description><![CDATA[Akhir- akhir ini warga indonesia disibukkan dengan Piala AFF. Walau TIMNAS INDONESIA gagal memboyong piala AFF. Tapi tetap bagi warga Indonesia, garuda di dadaku. Piala AFF telah usai, kini saatnya warga Indonesia disibukkan dengan pergantian tahun. Untuk menyambut malam tahun baru  sejumlah daerah mempersiapkan diri menampilkan hiburan terbaik bagi warganya. Kali ini kota Semarang  tepatnya [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="font: normal normal normal 12px/normal 'Times New Roman'; text-align: justify; margin: 0px;"><a rel="attachment wp-att-723" href="http://www.majalahopini.com/2011/01/02/simpang-lima-menyambut-2011/n-1-2/"><img class="alignleft size-medium wp-image-723" title="n-1" src="http://www.majalahopini.com/wp-content/uploads/n-11-300x225.jpg" alt="n-1" width="300" height="225" /></a>Akhir- akhir ini warga indonesia disibukkan dengan Piala AFF. Walau TIMNAS INDONESIA gagal memboyong piala AFF. Tapi tetap bagi warga Indonesia, garuda di dadaku.</p>
<p style="font: normal normal normal 12px/normal 'Times New Roman'; text-align: justify; margin: 0px;">Piala AFF telah usai, kini saatnya warga Indonesia disibukkan dengan pergantian tahun.</p>
<p style="font: normal normal normal 12px/normal 'Times New Roman'; text-align: justify; margin: 0px;">Untuk menyambut malam tahun baru  sejumlah daerah mempersiapkan diri menampilkan hiburan terbaik bagi warganya.</p>
<p style="font: normal normal normal 12px/normal 'Times New Roman'; text-align: justify; margin: 0px;">Kali ini kota Semarang  tepatnya Simpang Lima siap untuk mengguncang Semarang dengan menampilkan band &#8211; band kenamaan ibukota. RIF dan Bondan Prakoso feat fade 2 black siap menghibur warga Semarang . Hits- hits Bondan Prakoso feat 2 Black sudah tak asing ditelinga warga , seperti , “ya sudahlah”, “expresikan”, “hidup berwal dari mimpi”  dan baru baru ini yang super ngehits “Kita Selamanya” .</p>
<p style="font: normal normal normal 12px/normal 'Times New Roman'; text-align: justify; margin: 0px;">Langit yang terhias dengan kembang api, suara terompet  mengiringi suasan pergantian tahun.</p>
<p style="font: normal normal normal 12px/normal 'Times New Roman'; text-align: justify; margin: 0px;">Pengamanan yang  tak kalah penting sudah dipersiapkan semaksimal mungkin. Petugas Keamanan siap  berjaga seperti Brimob, Satlantas , Polda Jateng  dll.</p>
<p style="font: normal normal normal 12px/normal 'Times New Roman'; text-align: justify; margin: 0px;">Bagaimana dengan daerah lain??</p>
<p style="font: normal normal normal 12px/normal 'Times New Roman'; min-height: 15px; text-align: justify; margin: 0px;">
<p style="font: normal normal normal 12px/normal 'Times New Roman'; text-align: justify; margin: 0px;">Mari sambut pergantian tahun bersama, Bhineka  Tunggal  Ika .</p>
<p style="font: normal normal normal 12px/normal 'Times New Roman'; text-align: justify; margin: 0px;">Happy new Year  2011 INDONESIAKU</p>
<p style="font: normal normal normal 12px/normal 'Times New Roman'; text-align: justify; margin: 0px;">(Fitri OPINI PR 2010)<span style="white-space: pre;"> </span></p>
<div style="text-align: justify;"><span style="font-family: 'Times New Roman', 'Times New Roman', 'Bitstream Charter', Times, serif; font-size: small;"><span style="line-height: normal;"><br />
</span></span></div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.majalahopini.com/2011/01/02/simpang-lima-menyambut-2011/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

